Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Pisces
Ordo :
Pleuronectiform
Keluarga :
Genus : Pleuronectidae
Spesies : Pseudorhombus arsius
Ciri Morfologi
Secara
morfologi ikan ini mempunyai bentuk badan pipih, kedua mata berada pada salah
satu sisi, sedang sisi yang lain tidak ada mata (karena itulah ikan ini disebut
ikan sebelah) dan sedikit pigmen. Panjang ikan ini rata-rata sekitar 30 cm dan
dapat mencapai 45 cm. Ikan ini banyak ditemukan di estuari dan air dangkal, di
dasar pasir atau lumpur sampai kedalaman 200 m. Ikan Sebelah yang masih muda
umumnya ditemukan di air payau. Makanan utama ikan ini adalah hewan-hewan
benthic, umumnya yang berkulit keras dan tak bertulang punggung.
Bentuk asimetris
yang ada pada Ikan Sebelah merupakan hasil evolusi tengkorak flatfish secara
bertahap. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya fosil ikan bermata aneh dari
perairan Eropa Kuno. Fosil ini diperkirakan hidup 50 juta tahun lalu, dengan
satu mata di atas kepalanya dan satunya berada di sebelahnya. Bentuk asimetris
ini memungkinkan mereka untuk berbaring datar di dasar laut sambil menunggu
mangsanya. Fosil ikan sebelah juga ditemukan di museum di Inggris, Prancis,
Italia dan Austria. Ikan –ikan tersebut tinggal di perairan dangkal yang hangat
di Eropa pada Zaman Eocene Epoch ketika dunia masih beriklim sedang, serta ikan
paus dan burung-burung modern baru pertama kali berevolusi.Ikan
berbadan pipih ini mempunyai kemampuan untuk menyamarkan tubuhnya dengan
lingkungan sekitarnya sebagai penyamaran, sehingga mangsanya dapat dikelabui
dan dapat dengan mudah ditangkap. Biasanya ikan ini memendamkan badannya ke
dalam lumpur atau pasir di dasar laut, sementara hanya matanya yang muncul ke
permukaan. Matanya dapat diangkat atau diturunkan dan digerakkan dengan bebas.
Tanpa gerak,dengan sangat sabar ia menunggu mangsanya sampai mangsa benar-benar
dekat dan lengah, dengan gerakan yang sangat cepat dan mendadak menyergap,
jarang sekali mangsa dapat lolos dari sergapannya. Adaptasi morfologi ikan ini
sangat berguna pertama untuk melindungi diri dari predator yang lebih besar,
dan kedua untuk memudahkan ia memangsa.
Distribusi Habitat
Ikan
Sebelah merupakan ikan demersal dengan distribusi yang luas, meliputi Teluk
Persia dan pantai timur Afrika sampai Jepang, pantai utara sampai selatan
Australia dan Indo-Pasifik. Ikan Sebelah biasanya bertelur di daerah lepas
pantai dan ada yang bertelur di muara sungai. Dalam sekali reproduksi betina
mampu melepaskan beberapa ratus ribu telur sampai dua juta telur. Telur-telur
tersebut akan menjadi larva berukuran 1,5 – 3 mm. Pada saat ia masih larva hingga
menjadi ikan sebelah yang dewasa, tubuhnya makin berbentuk pipih, sedangkan
salah satu matanya bergerak kearah salah satu sisi tubuhnya. Setelah itu warna
bagian tubuh bawah berubah menjadi putih.
Nilai Ekonomis
Kandungan nutrisi ikan ini cukup tinggi dan rasanya juga enak Daging
ikan sebelah memang tidak terlalu tebal tetapi rasanya sangat gurih. Ikan
ini juga dipercaya dapat meningkatkan stamina. Ikan Sebelah biasanya dieksport
dalam bentuk fillet dengan tujuan Uni Eropa. Jenis yang diminati dan mempunyai
nilai jual yang tinggi adalah Psetta maxima. Jenis lain yang juga
mempunyai pasar eksport adalah Engyprosopon sp yang banyak ditemukan di
perairan Semarang dan sekitarnya dengan tujuan eksport ke Jepang. Engyprosopon
sp yang diminati untuk pangsa eksport adalah yang berukuran di atas 20 cm.
Untuk mendapatkan ukuran tersebut perlu mata jaring yang lebih besar sehingga
yang tertangkap adalah jenis yang besar dan juga diperlukan kecepatan penarikan
jaring yang lebih besar ( sekitar 4-5 knot ). Selain dieksport Ikan Sebelah
juga dikonsumsi di dalam negeri, umumnya dijual segar atau dalam bentuk masakan
(biasanya digoreng atau dimasak bumbu tauco).






.jpg)

0 komentar:
Posting Komentar